Jumlah
angka pengangguran di Kabupaten Sidoarjo tergolong lumayan besar.
Khusus untuk usia produktif angka pengangguran di Kota Udang ini
mencapai 8,35 persen atau sekitar 185 ribu orang dari total penduduk
Kabupaten Sidoarjo 1,9 juta orang.
Faktor
yang mendorong tingginya jumlah angka pengangguran usia produktif itu
disinyalir karena banyak SDM usia produktif enggan kerja di sektor
pertanian. Pemuda Kota The Lobster ini lebih memilih bekerja di sektor
pabrikasi daripada sektor agraris.
Hal
ini ditegaskan Wakil Bupati Sidoarjo MG Hadi Soetjipto saat membuka
semiloka penanggulangan kemiskinan. Makanya, dia mengaku sangat prihatin
dengan cara pandang pemuda saat ini. Dengan potensi pertanian dan
perikanan, pemuda Sidoarjo seharusnya tergerak ikut ambil bagian dalam
memajukan dua potensi unggulan ini. ”Kalo semua kerja di pabrik atau
sektor jasa tidak mungkin. Antara lowongan dan angkatan kerja tidak sebanding, karena itu masih banyak pengangguran pada usia produktif,” ungkapnya.
Persentase
angka pengangguran ini sebanding dengan angka penduduk miskin di
Kabupaten Sidoarjo. Penduduk miskin saat ini sebesar 7,45 persen dari
total penduduk Kabupaten Sidoarjo. Namun, bila ditilik pergeseran angka
dari tahun lalu, jumlah penduduk miskin mengalami penurunan hingga 2
persen.”Tahun 2010 sesuai data, julahnya sebesar 9,44 peresen. Jadi ada
penurunan, ini artinya sasaran kebijakan pemberdayaan masyarakat miskin
membuahkan hasil,” imbuh wabup.
Meskipun
berhasil menurunkan jumlah angka penduduk miskin, ternyata Pemkab
Sidoarjo mengaku bingung dalam mengidentifikasi sasaran program
pengentasan kemiskinan. Pernyataan
kontras ini disampaikan oleh sekretaris tim penanggulangan kemiskinan,
Sulaksono. Dia mengaku, pihaknya perlu memperbaiki sistem identifikasi
target penduduk miskin, termsuk indikator penduduk miskin.
Disinggung
wilayah dengan penduduk miskin paling banyak, dia menyebutkan Kecamatan
Krian sebesar 34 ribu jiwa, dan paling sedikit Kecamatan Sidoarjo kota
sejumlah 5 ribu orang. “Tahun ini dan selanjutnya, kami berjanji lebih
baik lagi dalam mengurangi angka kemiskinan,” janjinya.











0 comments:
Posting Komentar