Nyamuk menggigit? Itu memang tugasnya. Tapi ada dua alasan yang mesti
dipahami mengapa nyamuk suka menggigit. Pertama, untuk alasan
kelestarian habitat. Seperti sudah diketahui, hanya nyamuk betina yang
menggigit dan membutuhkan darah untuk “memasak” telur-telurnya. Kedua,
untuk fungsi pertahanan melindungi diri. Kemungkinan besar, si nyamuk
ini terancam sehingga ia menggigit kulit mulus Anda.
Saat menggigit, nyamuk akan memasukkan air liur yang bersifat
mencegah pembekuan darah ke dalam aliran darah sang korban. Apabila
digigit nyamuk, tubuh kita secara otomatis akan merespons. Dalam kadar
normal, akan timbul rasa gatal, kulit memerah, bengkak atau panas. Ada
banyak cara mengobati gigitan nyamuk.
Yang harus diperhatikan, reaksi tubuh setiap orang juga berbeda.
Biasanya rasa gatal, bengkak, kulit memerah dan gatal di area kulit yang
tergigit akan berlalu setelah 24 jam. Tapi, ada juga yang memiliki
kulit sangat sensitif dan merasakan gatal di area lebih luas di
kulitnya, dan baru berlalu setelah beberapa hari. Pada beberapa kasus,
hipersensitif pada gigitan nyamuk dihubungkan dengan kondisi medis
seseorang secara khusus, seperti pada pasien leukemia/kanker darah atau
infeksi virus tertentu, seperti virus Epstein-Barr atau sering dikenal
sebagai virus Herpes manusia 4. Tapi, kondisi ini sangatlah jarang
ditemui.
Maka, tak ada cara lain yang bisa dilakukan orang yang sangat
sensitif pada gigitan nyamuk selain menghindarinya. Berikut hal-hal yang
bisa dilakukan:
- Hindari mendatangi wilayah nyamuk beraktivitas tinggi, seperti wilayah-wilayah lembap dan banyak genangan air.
- Keluar rumah pada jam-jam aktif nyamuk seperti pagi, sore dan waktu-waktu setelah hujan.
- Selalu gunakan pakaian yang bisa melindungi kulit dari gigitan nyamuk,
- Membawa anti-nyamuk oles kemanapun Anda pergi tentu jadi kunci dan membantu aktivitas Anda tetap berjalan normal.
Namun, apabila kulit sudah tergigit nyamuk, apa yang bisa dilakukan? Baca tip berikut:
- Oleskan losion yang mengandung calamine di bagian kulit yang digigit nyamuk.
- Jangan menggaruk bekas gigitan nyamuk. Cara ini justru semakin membuat bagian kulit yang tergigit semakin gatal.
- Langsung cuci bekas gigitan dengan sabun dan air. Cara ini bisa mengurangi rasa gatal yang timbul akibat gigitan.
- Buatlah larutan soda kue dan air dan oleskan di atas bekas gigitan nyamuk. Cara ini juga bisa mengurangi rasa gatal.
- Kompres bekas gigitan yang memerah dan bengkak dengan es batu yang dibungkus kain bersih. Cara ini juga ampuh mengurangi bengkak dan rasa gatal.
- Mengoleskan alkohol juga jadi cara ampuh menghilangkan rasa gatal dan bengkak.
- Oleskan salep/krim yang mengandung 1% hydrocortisone. Cara ini mungkin tak selalu berhasil, baca label cara pemakaiannya dengan teliti.
- Obat herbal alami yang mengandung minyak lavender atau minyak kayu putih. Jangan lupa juga lihat label cara pemakaian dengan teliti.
- Jika reaksi pada tempat gigitan melebar dan meradang, minumlah obat antihistamin.
- Hal yang paling tepat dilakukan adalah pergi ke dokter dan konsultasikan kondisi Anda untuk mendapatkan langkah pengobatan yang tepat.











0 comments:
Posting Komentar