Informasi Sidoarjo on http://www.infosda.com

Kamis, 22 November 2012

Fashion show SMKN 1 Buduran Sidoarjo, Bahan Tradisional Rasa Internasional

Tradisional
belum tentu kuno. Hal
inilah yang ingin disampaikan
dalam pergelaran fashion
show bertema Remix
Etnix di Museum Mpu Tantular
kemarin. Fashion
show ini dilakukan oleh
siswi SMKN 1 Buduran.
Dengan gaya yang meyakinkan,
mereka berlenggak-
lenggok memamerkan
busana di atas panggung.
Dwiana, Kepala Program
Studi Tata Busana mengatakan,
tema tersebut dipilih
agar siwa mengenal kebudayaan
khas Indonesia.
“Kita mengenalkan kain
khas Indonesia untuk diolah
menjadi busana yang
mempunyai rasa internasional,”
ujarnya.
Dalam fashion show ini
memang banyak model pakaian
yang digunakan seperti
model Harajuku, Korea,
dan Dayak. “Meskipun modelnya
lain, tapi bahan kainnya
merupakan kain asli
Indonesia seperti batik dan
kain tenun,” ungkapnya.
Selain model di atas, juga
ditampilkan beberapa busana
muslim yang sedang
tren. Sejumlah dress tanpa
lengan juga ditampilkan.
“Kita mencoba membuat
kesan, meski terbuat dari
bahan tradisonal namun
tetap mempunyai rasa yang
mewah, bisa dipakai untuk
pesta juga,” tambah dia.
Sementara itu, Fitri Nidiasari
Sembriring mengaku
senang mengikuti fashion
show ini. “Buat nambah pengalaman
dan melatih rasa percaya diri,”
ujarnya. Fitri yang menggunakan
dress bertema Kalimantan
ini tampak bersemangat
saat tampil di atas panggung.
“Saya suka modeling dan ingin
jadi desainer,” ungkapnya.
Fashion show ini digelar dalam
rangka pameran keris tingkat
nasional yang sehari sebelumnya
dibuka Gubernur Jatim
Soekarwo. Kepala Museum Mpu
Tantular, Gunawan Ponco Putro
menyatakan, fashion show digelar
agar anak muda bisa
mengenal lebih dekat tentang
museum.
“Biar tidak terkesan orang tua
saja yang datang dalam pameran
ini,” jelasnya.
Reactions:

0 comments:

Posting Komentar

Tukar Link Disini :

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Latest Templates


Informasi Sidoarjo 2012. Diberdayakan oleh Blogger.