Informasi Sidoarjo on http://www.infosda.com

Senin, 22 Oktober 2012

Dari Fashion Show Ibu dan Anak di RS Soerya, Sepanjang Sidoarjo

AKSI fashion show
bersama ibu dan anak itu
digelar dalam rangkaian
sosialisasi pentingnya
menjaga kesehatan ibu dan
anak. Acara ini digelar oleh
RS Anak dan Bersalin
Soerya, Sepanjang, Taman,
dalam rangka mencegah
angka kematian ibu (AKI)
dan angka kematian bayi
(AKB) yang masih dianggap
tinggi di Indonesia.
Sebab ironisnya, AKI dan
AKB tersebut banyak terjadi
saat sang ibu telah dirawat
di rumah sakit. Minimnya
kesadaran dari para ibu
hamil terhadap konsultasi
dan pemeriksaan kesehatan
di rumah sakit menjadi
salah satu penyebab AKI
dan AKB masih tinggi di
Indonesia. Termasuk di
Sidoarjo. Saat ini, ada
sekitar 200 kasus AKI dan
AKB di Jawa Timur.
“Kondisi tersebut sangat
disayangkan, karena justru
banyak kejadian AKI dan
AKB saat perawatan di rumah sakit. Karena itu, harus ada
sosialisasi kepada ibu hamil
agar lebih memperhatikan
kesehatan kandungan.
Caranya, rajin berkonsultasi
dan periksa kandungan,” kata
Tri Hartono, general affairs
manager RS Anak dan
Bersalin Soerya, Sepanjang.
Menurut Tri, kepedulian
terhadap kesehatan ibu dan
anak sangat penting. Apalagi,
saat ini banyak ibu yang
meremehkan kondisi kandungannya
yang bisa berakibat
fatal. “Kematian ibu saat
melahirkan banyak terjadi di
rumah sakit. Tapi hingga
saat ini, tidak ada kasus baik
AKI dan AKB yang terjadi di
RS Soerya,” ujarnya.
Untuk lebih meminimalkan
kasus AKI dan AKB di rumah
sakit, RS Anak dan Bersalin
Soerya mengajak sekitar 300
anggota Himpunan Pendidik
Anak Usia Dini (Himpaudi)
Sidoarjo untuk mensosialisasikan
pentingnya menjaga
kesehatan ibu dan anak.
Kegiatan dilaksanakan
selama dua hari mulai 20-
21 Oktober dan diisi dengan
berbagai kegiatan. Mulai
dari seminar kesehatan
untuk kaum ibu, lomba dan
kreasi PAUD, serta bakti
sosial berupa pemeriksaan
kesehatan gratis untuk
masyarakat.
Dalam lomba dan kreasi
PAUD, para ibu dan anak
berkesempatan melakukan
fashion show bersama.
Mereka tampil berduet
untuk berlenggak-lenggok di
atas catwalk. Karena sama-sama bukan model
apalagi peragawati, banyak pasangan
ibu dan anaknya itu yang tampil kaku.
Padahal, mereka sudah berupaya
tampil maksimal. Mulai dari matching
busana, asesoris, bahkan sepatu.
Mereka juga tak lupa merias semaksimal
mungkin agar bisa tampil kinclong
di depan pengunjug dan dewan juri.
Dalam lomba fashion show tersebut,
peserta diwajibkan berjalan berpasangan
di panggung. Saat berjalan,
mereka ada yang bergandengan. Tapi,
ada anak yang malah memilih berlarian
menuju ayahnya yang sedang
mengabadikan akting istri dan anaknya
tersebut.
Sebelumnya, para ibu dan anak
tersebut mengikuti lomba merias
wajah. Ibu merias anak, dan gantian
anak yang mendandani ibunya. Pada
giliran anak yang mendandani ibunya,
ada yang hasilnya malah belepotan.
Seorang ibu yang pipinya
belepotan make up tetap tampil
percaya diri (pede) meski mengikuti
fashion di atas panggung. “Tidak apaapa,
kan yang merias juga anakanak,”
katanya.
Reactions:

0 comments:

Posting Komentar

Tukar Link Disini :

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Latest Templates


Informasi Sidoarjo 2012. Diberdayakan oleh Blogger.