Informasi Sidoarjo on http://www.infosda.com

Rabu, 24 Oktober 2012

Empat Hari Berjibaku, Jaringan Telepon dan Internet Telkom Pulih

Setelah berjibaku 4 hari memperbaiki jaringan kabel serat optik dan tembaga yang terbakar di Jl. Ahmad Jais, Telkom Jawa Timur akhirnya berhasil mengembalikan performa jaringan 2 ribu sambungan telepon rumah dan internet pita lebar. Amat Riyanto Operational Manager Communication Regional Jawa Timur mengatakan perbaikan ini lebih cepat dari rencana semula selama 6 hari.Untuk menguji kembalinya performa jaringan telepon dan internet pita lebar itu, tadi tim dari Telkom datang ke Hi-Tech Mall. Pusat perbelanjaan IT terbesar di Indonesia Timur itu sempat kelimpungan karena hampir seribu tenant yang ada mengandalkan jaringan telepon tetap dan internet pita lebar dari Telkom.

Bersama Rudi Sukamto GM Hi-Tech Mall tadi, Amat Riyanto mengunjungi tenant-tenant Hi-Tech Mall dan memang performa telepon serta internet sudah kembali normal. "Bagaimana? Sudah normal telepon dan internetnya?" kata Rudi Sukamto pada penjaga sebuah toko laptop. "Sudah pak. Ini bahkan kita sudah pakai untuk transaksi lewat kartu kredit," kata dia.

Menurut Rudi Sukamto, telepon tetap dan internet pita lebar adalah nyawa bisnis IT di Hi-Tech Mall. "Tenant-tenant saya banyak yang berdagang skala grosir. Ordernya bahkan sampai Papua dan komunikasinya lewat telepon tetap. Sedangkan fasilitas data internetnya banyak digunakan sebagai server. Kalau tidak ada sambungan telepon dan koneksi internet, kerugiannya luar biasa. Saya sampai pusing hari Jumat kemarin itu karena banyak yang mengeluh ke saya," kata dia.

Tadi Amat Riyanto juga menyampaikan permohonan maaf dari institusi Telkom dan berjanji akan menjaga performa sambungan telepon tetap dan koneksi internet pita lebar. Bahkan khusus untuk Hi-Tech Mall sebenarnya, kata Amat, sudah lama ditempatkan semacam perwakilan untuk mengawasi performa jaringan Telkom di sana.

"Meskipun ini force majeur, bukan sepenuhnya kesalahan pada kami. Tapi sebagai korporasi, kami meminta maaf atas ketidaknyamanan ini pada Hi-Tech Mall," ungkapnya.

Amat Riyanto juga mengatakan, pihaknya tetap melakukan pengawasan terhadap jaringan kabel yang strategis pada lokasi rawan agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi di kemudian hari.

Untuk diketahui, pada Jumat (19/10/2012) dinihari lalu, Lutfi (42) satpam yang juga warga Jl. Plampitan XII membakar sampah di gorong-gorong Jl. Ahmad Jais untuk mengusir nyamuk. Tapi rupanya api menjalar ke bagian dalam gorong-gorong dan membakar jaringan kabel serat optik dan tembaga milik Telkom. Akibatnya, jaringan 18 ribu kabel yang menghubungkan 2 ribu sambungan telepon di daerah itu mati.

Daerah tersebut meliputi : Ambengan, Undaan Wetan dan Kulon, Ahmad Jaiz, Walikota Mustajab, Peneleh, Jagalan, Kusuma Bangsa, Jimerto, Ngaglik dan sekitar Hi-Tech Mal. Celakanya, daerah itu adalah kawasan komersial yang banyak terdapat perbankan, pusat bisnis IT, dan rumah sakit.

Lutfi akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Genteng. Dia dikenakan pasal 188 KUHP tentang kebakaran yang tidak disengaja dengan ancaman hukuman maksimal 1 tahun penjara.
Reactions:

0 comments:

Posting Komentar

Tukar Link Disini :

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Latest Templates


Informasi Sidoarjo 2012. Diberdayakan oleh Blogger.