Informasi Sidoarjo on http://www.infosda.com

Senin, 29 Oktober 2012

Kemarau, Tingkatkan Gas Metan di TPA Jabon-Sidoarjo

Proses pembuatan
gas metan dari sampah
terus dilakukan oleh
Dinas Kebersihan dan Pertamanan
(DKP) Sidoarjo.
Untuk di kawasan tempat
pembuangan akhir (TPA)
sampah di Kecamatan Jabon,
pengaliran gas metan
tersebut saat ini terus ditingkatkan.
Kepala DKP Sidoarjo, M
Syafiq mengatakan, pembongkaran
TPA yang dilakukan
untuk pemasangan
pipa hingga saat ini terus
dimanfaatkan. Pipa yang
berfungsi sebagai saluran
dari gas metan itu, berkontribusi
banyak kepada warga.
“Pemanfaatannya pada
warga di kawasan radius
300 meter dari TPA Jabon,”
terangnya.
Sebelumnya, gas metan
juga telah berfungsi bagi 25
warga Desa Kupang di sekitar
TPA. Hasil gas metan
dari pengolahan sampah
tersebut disalurkan melalui
ampul. Ampul tersebut dapat
menampung sekitar 3
kiloan gas metan.
Untuk diketahui, gas metan
ini biasanya difungsikan
untuk keperluan memasak
bagi warga yang
penyalurannya dilakukan
melalui kompor. Gas metan
yang dikemas dalam ampul
tersebut dapat dipergunakan
memasak antara 3-
5 jam per harinya.
Ditambahkan, saat musim
kemarau, hasil yang
diperoleh dari pengolahan
sampah biasanya lebih besar
dibandingkan saat sampah
dalam kondisi basah
seperti saat musim hujan.
Saat ini, ada lima pipa
yang dipasang di TPA Kupang.
Pipa yang terdapat
lubang tersebut disedot
melalui blower dari ruang
yang jaraknya mencapa 200
meter dari pusat TPA. Melalui
blower tersebut, gas
metan dapat tersedot hingga
bisa disalurkan dan
dimanfaatkan.
Saat musim hujan nanti, perolehan
gas metan diprediksi
akan turun. Volume gas yang
dihasilkan juga tidak sebanyak
dengan gas yang diperoleh
jika saat musim panas.
Air yang terserap di sampah
sangat memengaruhi proses
perubahan sampah menjadi
gas metan. “Karena itu, saat
musim kemarau, kita maksimalkan.
Sebab saat hujan,
hasilnya akan sedikit,” pungkasnya.
Reactions:

0 comments:

Posting Komentar

Tukar Link Disini :

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Latest Templates


Informasi Sidoarjo 2012. Diberdayakan oleh Blogger.