Informasi Sidoarjo on http://www.infosda.com

Minggu, 06 Januari 2013

Jembatan Obil Urat Nadi Masyarakat Balongbendo Sidoarjo dan Jetis Mojokerto

BALONGBENDO—Jembatan
Obil yang melintas di atas Kali
Mas, menghubungkan wilayah
Sidoarjo, tepatnya Desa Bakung
Pringgondani Kecamatan Balongbendo
dengan wilayah Perning,
Jetis, Mojokerto, diharapkan bisa
segera disentuh pembangunan.
Alasannya, jalur yang dulunya
dibuat pada zaman belanda untuk
jalur kereta api Surabaya-Gempol
Kerep, Mojokerto, itu merupakan
akses penting bagi urat nadi perekonomian.
“Harapan kami sebagai wakil
rakyat, jembatan itu bisa disentuh
pembangunan, agar benarbenar
berfungsi sebagai penghubung
dua wilayah. Sebab, di
ujung jembatan itu juga sangat
dekat dengan wilayah Gresik,”
kata Sutiyowati, anggota Komisi
D DPRD Sidoarjo.
Legislator dari Partai Gerindra
tersebut merasa yakin, jika
jembatan itu diperbaiki dan bisa
digunakan kendaraan roda empat,
maka kedua wilayah tersebut bisa
sama-sama maju. “Lha banyak
pedagang di Pasar Perning itu
justru warga Balongbendo. Kalau
akses mereka dan warga lainnya
tidak mendukung dengan baik,
kan repot,” katanya.
Subadi, perangkat Desa Bakung
Pringgondani, mengatakan
bahwa Jembatan Obil sangat
berarti bagi masyarakat.
“Dulunya memang untuk
jembatan rel kereta api. Setelah
tidak digunakan sekitar tahun
1976, dimanfaatkan warga
untuk penyeberangan dengan dipasang
papan. Dalam perkembangannya
diberi beton agar
sepeda motor bisa melintas dengan
mudah,” katanya.
Untuk perawatan, warga sengaja
menarik sumbangan sukarela.
“Itu untuk biaya perawatan
jembatan,” kata
Subadi.
Dari pengamatan Radar Sidoarjo,
jembatan itu hanya memiliki
empat kaki, membentang
sekitar 100 meter lebar
Sungai Kalimas. Tertulis
tahun 1943 pada salah satu
lantai buk jembatan. Tetapi
ada tulisan lain yang menunjukkan
tahun 1964
untuk penyucian. Entah
apa maksudnya karena
warga tidak ada yang
tahu.

0 comments:

Posting Komentar

Tukar Link Disini :

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Latest Templates


Powered By Blogger
Informasi Sidoarjo 2012. Diberdayakan oleh Blogger.