Informasi Sidoarjo on http://www.infosda.com

Rabu, 30 Mei 2012

Tidak Semua Prestasi Bisa Digunakan untuk Masuk Sekolah Negeri

Siswa-siswi berprestasi memiliki kesempatan luas untuk masuk se kolah negeri tanpa bergantung pada nilai ujian nasional.
Siswa SMK Ujian
Mulai hari ini (29/5), Dinas Pendidikan (Dispendik) Sidoarjo membuka pendaftaran jalur prestasi. Namun, tidak semua prestasi bisa dijadikan bekal masuk seleksi. Ada kriteria juara yang dinyatakan memenuhi syarat.
Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Kabid Dikmen) Dispendik Tirto Adi mengatakan, jalur prestasi merupakan kesempatan bagi siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik.
Para siswa bisa mulai mengambil formulir hari ini di sekolah-sekolah atau UPTD cabang dinas pendidikan masing-masing kesempatan. Formulir wajib diserahkan sebelum 5 Juni ke sekolah-sekolah. Paling lambat pada 7 Juni, formulir diserahkan ke UPTD.
Salah satu yang harus dipersiapkan siswa dalam pendaftaran adalah sertifikat kejuaraan serta nilai rapor. Tirto Adi menambahkan, tidak semua kejuaraan bisa diikutsertakan dalam pendaftaran jalur prestasi itu.
Dispendik mematok kejuaraan tingkat kabupaten minimal juara I. Untuk tingkat provinsi, harus juara I dan II. Sementara itu, untuk kejuaraan tingkat nasional dan internasional, siswa minimal mendapatkan juara I, II, dan III. Kejuaraan tersebut juga harus diselenggarakan lembaga yang berkompeten.
”Kejuaraan harus berjenjang,” katanya. Untuk  prestasi akademik, kejuaraan diadakan dispendik kabupaten, provinsi, pusat, dan Kantor Kementerian Agama. ”Atau pihak lain yang bekerja sama dengan dispendik,” jelasnya.
Yang dimaksud berjenjang di sini ialah kejuaraan tersebut memiliki kelanjutan. ”Misalnya, ada kejuaraan tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional,” ucapnya.
Demikian pula halnya dengan prestasi di bidang kesenian, olahraga, dan kepramukaan. ”Minimal diselenggarakan instansi yang berwenang,” ujarnya. Dalam hal keolahragaan, juga harus ada rekomendasi dari instansi yang berwenang.
Di antaranya, KONI dalam kejurcab kabupaten, porkab, kejuarda provinsi, kejurnas, dan PON. Dalam bidang kesenian, minimal penyelenggaranya adalah dewan kesenian. ”Semua harus berjenjang,” tegasnya.

0 comments:

Posting Komentar

Tukar Link Disini :

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Latest Templates


Powered By Blogger
Informasi Sidoarjo 2012. Diberdayakan oleh Blogger.