Informasi Sidoarjo on http://www.infosda.com

Selasa, 23 Oktober 2012

Kisah Dua Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Pemenang Eagle Awards 2012

FILM dokumenter yang
diberi judul Setitik Asa
Dalam Lumpur karya M
Fachruddin (22) dan Achmad
Fathur Rozaq (23),
mahasiswa Jurusan Ilmu
Komunikasi, Fakultas Ilmu
Sosial dan Politik (FISIP)
Umsida itu telah berhasil
mengharumkan nama
Sidoarjo. Dari 148 peserta
seluruh Indonesia yang
mengikuti ajang tahunan
yang digelar Metro TV itu,
mahasiswa semester VII ini
berhasil menyabet 2 dari 3
kategori yang dilombakan.
Penghargaan pertama
diraih sebagai “Film Dokumenter
Terbaik,” dan kedua
sebagai “Film Pilihan
Favorit Pemirsa.” Film
berdurasi 19 menit ini hanya
menyisakan kategori film
pilihan juri yang diraih oleh
film dokumenter berjudul
“Mimpi di Kandang Wedhus
Gembel” dari Jogja.
Dari dua kemenangan itu, keduanya mendapatkan
hadiah berupa uang tunai
total Rp 55 juta dan tiket
perjalanan untuk mengikuti
tur ke Festival Film
Dokumenter di Perancis,
Maret 2013 nanti.
Fachruddin mengatakan,
film yang mengangkat
kehidupan perjuangan
korban semburan
lumpur Lapindo itu dibuat
dengan tidak mudah.
Persiapan yang dilakukan
mulai Maret lalu, mendapatkan
berbagai rintangan.
Selain soal lokasi
pengambilan gambar, juga
soal perizinan untuk
masuk ke area semburan
lumpur Lapindo.
“Keinginan kami untuk
mengangkat perjuangan
warga korban lumpur
hingga enam tahun ini
memang sudah bulat. Rasa
prihatin yang mendalam
terhadap nasib korban
lumpur membuat kami
sampai eyel-eyelan dengan
petugas BPLS (Badan
Penanggulangan Lumpur
Sidoarjo),” paparnya.
Menurut Fachruddin,
saat akan mengambil
gambar di sekitar area
tanggul, salah satu petugas
keamanan dari BPLS
sempat melarangnya.
Pelarangan tersebut mengakibatkan
terjadinya adu
mulut.
“Kita sempat bersitegang
dengan petugas hingga
akhirnya mendapatkan izin
dari humas BPLS,” ujarnya. Berbagai rintangan yang ada tidak
membuat M Fachruddin dan rekannya,
Achmad Fathur Rozaq, berkecil hati.
Selama 10 hari melakukan syuting
film dokumenter soal lumpur, mereka
mengambil perjuangan dari para guru
di SDN Besuki yang terancam hilang
karena akan dijadikan tanggul, kades
Besuki yang wilayahnya direndam
lumpur, hingga warga korban lumpur
asal Desa Besuki.
“Sekolah yang berada di kawasan
tanggul memang sangat riskan
terkena bencana lumpur. Kita sengaja
mengabadikan kegiatan sekolah
anak-anak SD di timur tanggul itu
yang akan direlokasi,” katanya.
Secara garis besar, kata Fachruddin,
film dokumenter tersebut menggambarkan
perjuangan warga sekitar
semburan lumpur yang harus tetap
survive meski berada di wilayah
bencana. Jebolnya tanggul yang
setiap saat bisa terjadi, tidak menyurutkan
niat warga untuk segera
pindah dari tanah kelahiran. “Saya
juga mengambil gambar warga yang
Sempat Eyel-eyelan ...
Sakit Jantung, Tersangka
Judi Dadu Tak Ditahan
KOTA-Anggota Panitia
Pengawas Pemilu (Panwaslu)
Kabupaten Sidoarjo
akhirnya terpilih. Badan
Pengawas Pemilu (Bawaslu)
Jatim akhirnya memutuskan
enam dari 18 orang
pendaftar yang terpilih sebagai
anggota Panwaslu
Sidoarjo.
Keenam pendaftar yang
berhasil lolos seleksi itu
rata-rata adalah wajah
lama. Mereka masing-masing
M Subhan (mantan
BUDURAN-Saat buruh
lain berjuang memperbaiki
nasibnya menuntut UMK,
M Rofiq (26) warga Desa
Ngaban, Tanggulangin,
justru sebaliknya. Setelah
tiga tahun bekerja, ia kini
justru terancam di-PHK
setelah dituduh melakukan
pencurian sekitar 8 kilogram
tembaga di tempatnya
bekerja.
Rofiq dilaporkan ke polisi
oleh Wahyudi (41),
wakil dari perusahaan PT
Romi Violette di Jl Kesatrian,
Desa Sidokerto, Buduran.
Ia dipolisikan karena
mengambil kabel berisi
4 lilitan tembaga di dalam
gudang PT Romi Violette.
Kabel-kabel itu selanjutnya
dipotong sepanjang
3 meter.
Agar aksi itu tidak diketahui,
tersangka menguliti
kabel tersebut.
Lalu, memotongnya menjadi
beberapa bagian tembaga
dengan panjang masing-
masing sekitar 20
anggota Panwaslu 2009
dan Panwas Pilkada 2010),
Wahyu Suhantyo (ketua
Panwascam Tarik), Sujani
(ketua Panwascam Sidoarjo
Kota), Burhanudin (aktivis),
Berlian Luckytasari
(aktivis perempuan), dan
M Rosul. Keenam orang ini
dipastikan bakal segera
dilantik sebagai anggota
Panwaslu Sidoarjo untuk
masa kerja 2012-2014.
Ketua Komisi Pemilihan
Umum (KPU) Sidoarjo, Bima
Ariesdiyanto mengataan,
pihaknya selaku penyelenggara
pemilu berharap
dengan selesainya rekrutmen,
maka Panwaslu Sidoarjo
sudah siap untuk menjalankan
tugasnya saat
masa kampanye nanti.
“Kita bersyukur rekrutmen
Panwaslu Sidoarjo sudah
selesai dan berjalan
lancar. Ke depan, kita berharap
ada koordinasi yang
sinergis antara KPU dengan
Panwaslu Sidoarjo,”
Gaji Kurang, ’Makan’ Tembaga Perusahaan
AGUNG NUGROHO/RADAR SIDOARJO
DI-PHK: M Rofiq menunjukkan potongan tembaga yang disimpannya di tas biru.
membongkar rumahnya sendiri
karena akan digunakan untuk
tanggul,” ucapnya.
Achmad Fathur Rozaq menambahkan,
perjuangan belum selesai
dengan penganugerahan EADC 2012.
Pada Festival Film Dokumenter di
Perancis, Maret 2013 mendatang,
segala persiapan dimatangkan. Mulai
dari penambahan durasi film yang
kurang, hingga penambahan gambar
yang disarankan oleh mentor. “Kita
juga akan kursus bahasa Inggris agar
saat lomba bisa berkomunikasi
dengan baik,” ucapnya.
Reactions:

0 comments:

Posting Komentar

Tukar Link Disini :

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Latest Templates


Informasi Sidoarjo 2012. Diberdayakan oleh Blogger.